Home
Pekalongan ICT EXPO 2010

 

Dalam rangka memperingari Hari Kebangkitan Teknologi Nasional, Pemerintah Kota Pekalongan menyelenggarakan ICT Expo & ICT Forum 2010, Peserta ICT Expo & ICT Forum 2010 terdiri dari kalangan Pemerintah Pusat dan Daerah, Perguruan Tinggi dan Industri serta para komunitas Open Source. Acara akan berlangsung dari tanggal tanggal 29 Juli s/d 1 Agustus 2010 bertempat di Mall Hyper Mart Pekolongan. Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Bapak Drs. Dwi Arie Putranto, M.Si. Dalam sambutan pembukaan dijelaskan bahwa dalam Era globalisasi, kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), dan upaya peningkatan kinerja instansi pemerintah telah mendorong terjadinya transformasi Government menuju e-Government.

Transformasi sistem proses kerja penyelenggaraan kepemerintahan secara manual menjadi sistem proses kerja yang berbasis elektronik dilakukan melalui pemanfaatan TIK. Terkait dengan transformasi proses kerja secara manual menjadi elektronik, Pemerintah Kota Pekolongan telah melakukan regulasi di bidang TIK melalui berbagai Peraturan Daerah, yang terkait dengan pemanfaatan OSS seperti  Peraturan Walikota Pekalongan Nomor 12A Tahun 2010 tentang Migrasi Perangkat Lunak Legal Berbasis Free Open Source Software (FOSS) Pemerintah Kota Pekalongan, Keputusan Walikota Pekalongan Nomor 020/024 Tahun 2010 tentang Kewajiban Pemakaian dan Pemanfataan Perangkat Lunak Legal dan Free Open Source Software (FOSS) di Lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan.

Selain dari kegiatan pameran juga diselenggarakan kegiatan Talkshow dan Workshop, membahasa berbagai macam tema seperti soft lagal, HKI, Toko Online, Canting Batik Electric dan Rt/Rw Net kampoeng Multimedia. (ad-iis)


 
Kemenristek Klaim Open Source Hemat 80%

JAKARTA - Penggunaan Open Source Software (OSS) di lingkungan instansi  pemerintahan diklaim mampu menghemat biaya sekira 80 persen.

"Memang berdasarkan survei hanya menghemat 30 persen tapi pengalaman kami mampu menghemat sekira 80 persen biaya. Itu hanya biaya pembelian lisensi software," kata Kemal Prihatman, Asisten Deputi Urusan Pengembangan dan Pemanfaatan TI Ristek di sela acara Indonesia Open Source Award 2010 (IOSA) di Wisma Bidakara, Jakarta, Rabu (28/7/2010).

Dikatakan Kemal, di lingkungan Ristek dulu biaya untuk software tahun 2006 dengan pengguna sekira 200 pegawai mencapai Rp 1 miliar.

"Tapi setelah menggunakan Open Source kami hanya mengeluarkan sekira Rp200 juta," kata Kemal.

Lebih lanjut Kemal mengatakan, jumlah pegawai negeri di Indonesia yang sekira empat  juta, anggap saja hanya 20 persen yang menggunakan komputer desktop. Maka bisa dibayangkan berapa jumlah penghematan yang bisa dilakukan dengan menggunakan OSS.

"Kalikan saja, misal untuk anggaran  lisensi software, jika menggunakan  proprietary dimana satu desktop untuk aplikasi office dan OS bernilai USD800, berapa yang harus dikeluarkan pemerintah bila ada 800 pegawai negeri yang menggunakan komputer," katanya.

Pemerintah sendiri melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara telah mengeluarkan surat edaran terbaru tertanggal 9 Juli 2010 untuk mendorong pemanfaatan perangkat lunak legal dan open source software.

(sumber: Okezone, 28 Juli 2010)

 
Inilah Jawara Indonesia Open Source Award 2010

 

 

Jakarta - Indonesia Open Source Award (IOSA) 2010 merupakan suatu ajang pemberian penghargaan kepada instansi-instansi pemerintah, baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota, yang telah memulai pelaksanaan proses migrasi dan implementasi open source software di instansinya masing-masing.

Penghargaan ini diberikan melalui serangkaian penilaian dan pengamatan di berbagai instansi pemerintah mengenai sejauh mana tingkat pemanfaatan dan pengimplementasian open source software dalam aktivitas organisasi mereka.
Penyelenggaraan IOSA 2010 ini merupakan suatu kegiatan yang diprakarsai oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Kementerian Riset dan Teknologi, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI), serta Komunitas-komunitas Open Source.
Berdasar keterangan tertulis yang diterima detikINET, Kamis (29/7/2010) berikut adalah daftar pemenang IOSA (Indonesia Open Source Award) 2010:
A. Kategori Kementerian/Non Kementerian

  • Juara I : KEMENTERIAN PERTAHANAN, dengan keunggulan antara lain berhasil mengoptimalisasi anggaran dalam penggunaan Open Source Software.
  • Juara II : SEKRETARIAT NEGARA, dengan keunggulan antara lain pengembangan aplikasi khusus untuk sekretariat negara
  • Juara III : BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR, dengan keunggulan antara lain memiliki kebijakan yang jelas, komitmen kuat, strategi dan implementasi yang baik.
Pemenang Khusus :
  • KEMENTERIAN KEHUTANAN, dengan keunggulan pengembangan alikasi khusus GIS.
  • KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL, dengan keunggulan sukses migrasi ke Open Source Software di pusat dan infrastruktur jaringan.
  • KEMENTERIAN SOSIAL, dengan keunggulan pengembangan aplikasi khusus tunanetra.
B. Kategori : Kabupaten/Kota
  • Juara I : KABUPATEN JEMBRANA-BALI, dengan keunggulan antara lain inovatif dalam integrasi dan pemanfaatan Open Source Software, serta menerapkan penegakan HaKI.
  • Juara II : KABUPATEN SRAGEN-JAWA TENGAH, dengan keunggulan antara lain memiliki aplikasi Open Source Software sudah diuji dan didaftarkan sebagai produk HaKI.
  • Juara III : KABUPATEN ACEH TENGAH-NAD, dengan keunggulan antara lain optimalisasi anggaran dan SDM untuk migrasi ke Open Source Software.

Pemenang Khusus :
  • Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, dengan keunggulan sukses implementasi Open Source Software dalam pelayanan masyarakat bidang kesehatan.
  • Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dengan keunggulan sukses implementasi Open Source Software di bidang pengolahan data elektronik.
  • Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, dengan keunggulan sukses dalam strategi dan perencanaan.
  • Kabupaten Klungkung, Bali, dengan keunggulan sukses implementasi di bidang pendidikan.
  • Kabupaten Malang, Jawa Timur, dengan keunggulan sukses dalam membangun kerjasama dengan komunitas
  • Kota Pekalongan, Jawa Tengah, dengan keunggulan sukses dalam pengembangan kemitraan.
  • Kota Surabaya, Jawa Timur, dengan keunggulan sukses dalam membangun komitmen.
Sumber: http://www.detikinet.com/read/2010/07/29/072028/1408941/398/inilah-jawara-indonesia-open-source-award-2010/?i991102105
 
« StartPrev12345678910NextEnd »

Page 1 of 110

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday11
mod_vvisit_counterYesterday52
mod_vvisit_counterThis week439
mod_vvisit_counterThis month11
mod_vvisit_counterAll27271

Visitors Online

We have 2 guests online